Selasa, 07 April 2015
Entri untuk mengisi
Untukmu, aku mengaku aku rapuh. Tapi
untukmu juga aku akan membodohi diri sendiri jika harus terus-menerus menangis dan
bahkan memohon semuanya kembali.
Semua orang tahu jika gelas yang
pecah tidak akan pernah bisa dirangkai menjadi sempurna kembali, begitupun
hati. Terlalu dini jika aku berkata hati, cinta, rasa dan bahkan kasih sayang. Lupakan
tentang hati, maaf jika selama ini aku terlalu menggurui.
Terimakasih sempat mengisi untuk
kemudian pergi, terimakasih telah mengajakku berlari untuk kemudian kau tinggal
sendiri. Aku lelah jika harus bangkit kemudian kau jatuhkan, bangkit lagi kau
jatuhkan lagi, begitu sampai badak kulitnya menjadi iritasi karena matahari. Terimakasih
pernah kembali dan kemudian pergi lagi. Terimakasih pernah menerbangkan untuk
kemudian kau jatuhkan dalam-dalam.
Jadi begini rasanya dicintai kamu
yang pernah lari dari seseorang? Harusnya aku sadar dari awal, harusnya aku
paham keadaan, harusnya aku peka terhadap keadaan. Harusnya dan beribu-ribu
seharusnyaa. Tidak akan berguna jika terus-terusan menyesal. Karena yang pergi tidak akan pernah sama lagi, begitu?
Jadi begini, maafkan aku jika aku
tidak pernah merubah sikap kepada lawan jenis. Aku mengerti jika ternyata kamu
tersakiti. Aku tidak akan memintamu untuk mengerti, karena aku sadar itu
permintaan yang terlalu besar. Tenang saja, tidak akan ada lagi kejadian
seperti ini. Kamu tidak perlu menjauh karena aku yang akan berjalan mundur. Bersenang-senanglah
disana, ditempatmu, doakan aku ya agar bisa secepat kilat melupakanmu. Hapus saja
semua memori yang akan mengingatkanmu kepadaku, oh tidak ada ya? Baguslah memang
seharusnya begitu. Hiduplah sesuai dengan ritme kehidupanmu dulu, iya dulu
sebelum akhirnya aku datang dan merusak kebiasaanmu. Tak usah kau suruh pergi,
aku cukup sadar diri untuk berlari menjauhi. Terimakasih telah mengisi ruang
hati, sampaikan salamku untuk hatimu yaa, maafkan aku untuk semua salah yang
telah aku perbuat. Maafkan aku hanya berani lewat tulisan ini.
Semoga kita lebih baik yaa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar